BLOG INFORMASI, BLOG SEPUTAR ONLINE EARNING, BISNIS INTERNET, SEORANG YANG MENGENAL SEO, TIPS DAN TRIK SEPUTAR BISNIS INTERNET.

Wednesday, 2 December 2009

Jangan Tertipu Sains Palsu

Masyarakat diminta tidak tertipu dengan sains palsu atau pseudosains seperti dalam film Holywood dan berbagai buku yang menceritakan dunia akan kiamat pada 2012 mendatang.

Film terakhir yang menghebohkan berjudul 2012 garapan sutradara Jerman Roland Emmerich, dan banyak lagi buku terjemahan kiamat 2012 karya orang barat lainnya. Sains palsu dinilai bisa menyesatkan masyarakat karena tidak berdasarkan pembuktian ilmiah dan nalar manusia.

"Sains palsu atau pseudosains sangat berbahaya jika dibaca orang awam yang tak punya dasar keilmuan kuat," ujar Awang Harun Satyana, anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) saat bedah buku Mistery 0f 2012: Prediksi Ramalan dan Kemungkinan dalam rangkaian peringatan 50 Tahun Pendidikan Geologi Unpad di Kantor Badan Geologi, Jalan Diponegoro, Kota Bandung. Buku 2012 ditulis Greg Braden, Peter Russel, Daniel Pincbeck, Geoff Stray, John Major Jenkins yang terbit dalam bahasa Indonesia pada Juni 2009.



Sementara film 2012 karya sutradara Jerman Roland Emmerich telah dirilis di Indonesia awal bulan ini. Dalam buku maupun film disebutkan, skenario akhir zaman disebabkan pembalikkan dan pelemahan medan magnetik kutub bumi. Ketika bumi tidak punya gaya magnet maka badai matahari memanaskan inti bumi yang menyebabkan lempeng benua bergeser, memicu gempa di atas 9 skala richter, dan tsunami maha dashyat.

Dalam film bahkan diceritakan gelombang air setinggi gunung Everest. Diceritakan pula kiamat diawali letusan gunung api super Yellowstone di Amerika Serikat. Awang membantah semua cerita itu. Dia menjelaskan, pembalikkan bumi terjadi sepanjang sejarah terakhir terjadi 780.000 tahun lalu. Perjalanan magnetik utara kutub pertama ditemukan pada 1831, dan terakhir diukur tahun 2001 masih ada di sekitar kutub utara dengan kecepatan berpindah 10-40 km/tahun.

Ketiadaan magnetik bumi pun tidak akan menyebabkan badai matahari memanggang bumi justru badai matahari membantu membentuk magnetosfer sebagai tameng bumi."Tidak ada alasan ilmiah, pada 2012 ada pembalikkan medan magnetik secara tiba-tiba," tegasnya. Awang memaparkan, penamaan super gunung api pada Yellowstone dibesar-besarkan media massa barat. US Geological Survey sendiri sudah menyatakan tidak ada bukti letusan maha hebat akan terjadi pada 2012.

Dia mengaku tidak memiliki jawaban skenario geologi apa yang paling mungkin menyebabkan bumi hancur dan seluruh makhluk hidup yang ada binasa. "Kiamat 21 Desember 2012 hanya hipotesis pseudosains yang bertolak belakang dengan antitesis sains mainstream," kata Awang.

Senior Manager Exploration BP Migas itu mengingatkan masyarakat jangan menelan mentah-mentah isu barat yang dibalut seolah-olah sains seperti dalam film atau buku kiamat 2012.

Masyarakat dianjurkan bertanya ke badan resmi seperti Badan Geologi atau Lapan yang sudah jelas punya penjelasan ilmiah. "Pseudosains banyak dibawa dunia barat dalam bentuk film dan buku, dan ini sangat berbahaya bagi masyarakat. Bahkan seorang ilmuwan pun kalau tidak membaca banyak buku, kadang tertipu," ucapnya. Antitesis Awang tentang kiamat 2012 dikuatkan peneliti matahari dan antariksa Lapan Clara Yatini.Dia menjelaskan,badai matahari tidak akan menghancurkan bumi.

Inti bumi tidak akan dipengaruhi badai matahari karena kedua proses ini berbeda. "Badai matahari paling maksimal hanya memengaruhi komunikasi radio dan merusak satelit," kata Clara. Menurut Clara, skenario penghancuran bumi paling mungkin dari sudut pandang antariksa yakni perubahan matahari menjadi bintang katai.

Dalam proses evolusi bintang ini, inti matahari mengerut dan selubungnya membesar dan mencapi bumi yang pada akhirnya memanggang bumi dan seluruh isinya. Para ilmuwan sepakat proses ini terjadi setiap lima miliar tahun sekali. Tapi Clara menerangkan proses ini hanya sebatas teori dan belum ada yang bisa membuktikan secara ilmiah. Apalagi akan terjadi pada 2012

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Jangan Tertipu Sains Palsu

3 comments:

  1. alhamdulilah aku gak percaya kiamat 2012..gak mesti 2012 bisa juga tahun 2010 kiamat. hanya ALLAH SWT YANG TAU kapan kiamat itu

    ReplyDelete
  2. isu kiamat ini, apalagi dengan adanya film tentang kiamat jadi semakin heboh, padahal memang tidak perlu dipercaya, dijadikan hiburan saja.. sesuai dengan tujuan utama film itu, buat hiburan :D

    ReplyDelete